segala luka dan derita yang aku alami hanya kusimpan sendiri. menangis saat sendiri dan tertawa saat ada orang lain. merintih saat sendiri dan tersenyum saat ada orang lain. aku sadar, kehadiranku bukanlah sebuah harapan. hanya bagai beban bagi sekitarku. sejak aku memahami arti sendiri, sejak itu, aku tahu bahwa hati ini tak akan bisa sempurna. selalu ada serpihan hati yang tak bisa aku ambil dan aku rekatkan kembali. saat ini, kembali aku menangis dalam sepi dan sendiri. karena kembali aku sadari, bahwa aku tak begitu berarti
Tidak ada komentar:
Posting Komentar